Rindu Bulan


Rindu Bulan
IPUNK èstoh

Telah kuhitung angka-angka bersuara waktu dalam gelap dan terang seperti sinar rembulan malam ini
Mendekatlah, aku sudah lelah jangan kau paksa
aku berteriak memanggil namamu

Angka-angka kalender di kalbuku telah usang
remuklah, buang ke tong sampah
ludah yang kau genggam muntahkanlah ke selokan
agar mengalir kedalam rongga kalbuku, keheningan

Keabadian namamu, angka yang tak pernah dinisbihkan bagi keabadianku.

Pangarangan, 26 Desember 2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku Fajar, Kamu Senja