SAJAK PERAWANKU II

Sajak Perawanku II

Suara gemuruh menggelegar menembus jendela
Aku takut menyambar tulang rusukku yang masih sakit
Belum sempat kurajut kembali akibat benturan lalu
Bantu aku merawat dan menjaganya perawanku
Teteskan embun pagi pelepah menjadi darah suci
Menyirami nadi dan kelenjar-kelenjar kehidupan.

Pangarangan, 14 November 2017
IPUNK èstoh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku Fajar, Kamu Senja