Berselimut Bayang-bayangmu
Berselimut Bayang-bayangmu
Udara dingin masuk kedalam kamar
Melewati ventilasi jendela
Merasuk kekalbu asmaraku
Aku kedinginan melatiku...
Hanya berselimut bayang-bayang wajahmu
Yang mengganggu pikiranku
Aku tau kamu adalah sebongkah batu permata
Yang tak mudah untuk di ukir
Namun air mata kesedihanku
Akan melukis menjadi gambar
dan dipajang ditengah-tengah kota abadilah cinta kita besertanya
Pangarangan, 16 November 2017
IPUNK èstoh

Komentar
Posting Komentar